 |
| Firdaus. M, S.Si |
Keep
istiqomah,
itulah pesannya yang selalu ia sampaikan setiap usai menyampaikan
sesuatu yang penting pada lawan bicaranya. Kecintaannya pada Tuhannya
tercermin dari perilakunya sehari-hari. Jangan sangka ia adalah orang
yang kaku. Ia ternyata juga humoris dan tak sekaku yang kita
bayangkan. Dia tidak pernah pilih kasih dalam bergaul. Ia banyak
disegani di masyrakat. Mungkin bagi orang yang belum mengenalnya
mengira bahwa ia berusia hampir 30 tahun. Melihat kiprahnya dalam
berbagai bidang yang ia geluti. Namun sayangnya dugaan itu salah,
pemuda ini baru berusia 23 tahun.
Firdaus. M, S.Si adalah seorang pemuda yang dapat dikatakan sukses di
usia mudanya. Pemuda kelahiran 11 September 1989 ini adalah pemuda
yang aktif di berbagai lembaga masyarakat. Sebelumnya ia pun aktif
dalam berbagai organisasi di kampus terutama organisasi yang berbau
keislaman. Oranisasi yang dia ikuti seperti Forum Studi Islam Fak.
MIPA, Lembaga Mentoring Agam Islam Fak Mipa (Sekretaris Umum dan
Ketua Kadersasi) dan Universitas (Anggota), Himpunan Mahasiswa Kimia
(Himka)(koordinator kaderisasi), dan Kelomlok Kegiatan Olahraga Fakm
MIPA (KKO) (Ketua). Ia juga aktif dalam kegiatan sosial sebagai
relawan misalnya pada bencana alam di Maninjau. Kegiatan bakti sosial
juga dilakoninya di kampung halamannya dengan menggandeng beberapa
teman seperjuangannya.
Tak
jarang jika pemuda satu ini dipanggil ustadz. Namun anehnya ia tak
mau dipanggl ustadz, dengan alasan dia adalah seorang “Buya (Bukan
Uastadz yang Asli)”. Padahal ia selalu mengisi santapan rohani pada
bulan Ramadhan. Bagi teman-teman atau orang-orang di sekitarnmya
ialah sosok pemuda yang taat pada agamanya..
Ajaran
Islam yang ia genggam sejak kecil hingga kini tetap ia pegang teguh.
Tak heran pula jika ia tumbuh dengan bekal agama yang baik. Bahkan
kini ia layak dikatakan sebagai ustadz. Ia tetap rajin berdakwah di
manapun ia berada.
Pemuda
yang baru melepas status sebagai mahasiswa UNAND Jurusan Kimia pada 1
September 2012 ini, sudah dapat dikatakan mandiri. Ia sudah mulai
bergelut dengan dunia kerja. Bahkan sebelum ia menyelesaikan studinya
saja ia sudah memulai bekerja pada salah satu program pelayanan
internet keliling atau Mobil Pusat Laynanan Internet Keliling
(MPLIK). Kegiatannya pada pekerjaan ini adalah menyediakan layanan
internet keliling ke berbagai tempat.
Tak
berhenti pada satu pekerjaan itu saja, ia mulai mengajar di salah
satu MTS di dekat kediamannya. Keberadaannya di MTS tersebut sebagai
guru Bahasa Arab, Matematika, Bahasa Indonesia, dan TIK. Tidak semua
orang dapat dengan mudah bekerja setelah tamat dari pendidikannya.
Namun karena keuletan dan kegigihannya ia mampu menembus apa yang
terkadang sulit ditembus oleh pemuda lain yang masih kesulitan menari
pekerjaan usai tamat kuliah.
 |
| Wisuda Sarjana |
Beberapa
bulan lalu berita baru datang darinya. Ia menjadi salah satu calon
legeslatif pada sebuah partai politik. Dengan mengikuti beragam tes
untuk lolos menjadi calon legeslatif, akhirnya ia dinyatakan layak
untuk dijadikan calon legeslatif. Lihat, betapa luar biasanya ia di
usianya yang masih muda dan belum genap satu tahun melepas statusnya
sebagai maha
Sebelumnya
ia juga aktif dalam kegiatan kerohanian di sekitar kediamanya. Salah
satu gerakan yang digawanginya adalah Gerakan Remaja Masjid Bawan
(GERMAB). GERMAB ini merupakan kegiatan kerohanian di salah satu
masjid yang menghimpun anak-anak remaja sekitarnya untuk memperdalam
dan berbagi ilmu Islam. Salah satu kegiatan yang rutin dilakoni
mereka adalah wirid remaja yang diadakan pada Sabtu malam. Walaupun
terkadang sering tertunda oleh beberapa faktor, tetapi hal tersebut
tetap diadakan.
GERMAB
juga menjadi pelaksana kegiatan lain selain wirid remaja, MTQ,
Maulid Nabi, dan kegiatan lain yang berhubungan dengan kerohanian
lainya. Peran Firdaus dalam kegiatan ini sangat berpengaruh terhadap
kelangsungan kegiatan remaja tersebut di GERMAB.
Dari
sekian banyak hal yang ia lakoni, selalu tetap berada dalam koridor
agamanya yang sangat ia cintai. Ia selalu melakukan hal-hal positif
yang selalu menginspirasi orang-orang di sekitarnya. Ia patut
diacungi jempol atas kegigihannya dalam segala bidang terutama dalam
hal agama. Satu kutipan favoritnya adalah “Kudengar
Kulupa, Kulihat Kuingat, Kukerjakan Kumengerti”, tampaknya kutipan
itu menjadi suatu cerminan dari semua yang ia kerjakan. Semoga kita
dapat meniru hal-hal positif yang ia lakukan. *NS